23 April 2011

Home Sweet Home

Hmmm... Kamis malam Jum'at Kliwon, 21 April 2011, pukul 22.30 WIB akhirnya saya mencapai kediaman rumah orangtua saya di Juwana dengan selamat. Alhamdulillah...

Tahukah Anda, apa yang saya bawa untuk oleh-oleh orang rumah? *pasti tidak tahu bukan? saya sudah menduga*. Hmm..teman-teman bilang saya aneh, karena membawa burger dari Jogja sampe Juwana. Mereka bingung ketika saya membeli banyak burger dan saya membawanya pulang ke rumah. YA, jujur. Di Juwana, yang jualan burger hanya satu. ITupun rasanya tidak karuan. Jauhlah rasanya. JAdi, ya begitulah. Orang rumah rela memakan burger yang sayurnya aja uda layu dan tidak berbentuk. Ckckckc...

Di rumah, saya disambut dengan hangat *tapi ndak sampe disiram air mendidih. tenang aja. hanya suam-suam kuku*. Dan ekspresi pertama ketika melihat saya, "tambah gendut". Iya, Ibu. Saya memang gendut! *lari menangis menerjang hujan*.

Saya senang bisa pulang ke rumah, sudah hampir seabad tiga bulan tidak pulang ke rumah. Padahal ada satu hal yang harus saya tinggalkan karena saya harus pulang. Yaitu, acara bersama dengan teman-teman KKn. Padahal yang usul untuk acara (ke pantai) pada tanggal 22 April 2011 adalah SAYA!!! *tololll* SAya sungguh merasa bersalah, dan tidak enak dengan teman-teman.

Di antara senang dan sedih. Tapi, yasudahlah. Toh, saya juga senang ke rumah. SAya bisa ketemu dengan kucing saya yang tambah ndut jugaaaaaa. HAhaha...

Hmmm, yang membuat saya paling heran adalah kelakuan burung-burung dara di rumah. Sekarang, mereka lebih nurut. Bukan lebih lagi. tapi sangat nurut. Kalau dulu, mereka dikasih makan dengan jarak jauh, sekarang, bisa dideketin.. SEnengnya :p

Kur-kur sini-sini

Ini poto mereka.

Geli-geli
Usut-punya-usut, kata ade saya, mereka jadi nurut karena ndak dikasih makan tiga hari. Waktu itu, jagung di rumah habis, dan belum beli. Akhirnya, sampai tiga hari mereka tidak dikasih makan. Akhirnya, mereka, karena terpaksa dan tergesa-gesa memakan jagung yang diberikan. Dan, mereka menjadi nurut. Ndak kayak dulu yang takut-takut.

PESAN MORAL: kalau Anda punya burung dara yang tidak nurut, janganlah kasih makan selama tiga hari. Maka akan terjadi dua kemungkinan:
  1. Burung dara menjadi nurut, karena takut ndak dikasih makan,
  2. Burung dara kabur semua, karena sebel tidak dipiara.
SEkian cerita yang diposting langsung dari Juwana (dengan ngenet gratis).

Salam sayangi kehidupan di sekitar kita!

2 komentar:

Pakeko mengatakan...

Setelah ketemu orang rumah, pasti tambah semangats...!!! sukses selalu!

Suntea mengatakan...

iya doonnggg :)

amin pak eko, terima kasih..