20 April 2011

Penganugerahan Hadiah Sastra oleh Yayasan Sastra Yogyakarta

20 April 2011, pukul 09.30—11.30 WIB
Telah terselenggara acara
PENGANUGERAHAN HADIAH SASTRA
untuk PENELITI SASTRA dan SASTRAWAN YOGYA
oleh YAYASAN SASTRA YOGYA (YASAYO)

bertempat di Auditorium, FIB, UGM.

Mengutip dari artikel Prof. Dr. Rachmat Djoko Pradopo yang diberikan ketika mengikuti acara tersebut dengan judul artikelnya "Berita Kesusastraan Hadiah Sastra 'Yayasan Sastra Yogya'", YASAYO ini didirikan pada tanggal 1 Maret 2011 *ya, baru berumur 1 bulan 20 hari*, dengan ketuanya Prof. Dr. Rachmat Djoko Pradopo.

Tujuan pendirian YASAYO: untuk mengembangkan kesusastraan di Yogyakarta, baik sastra Indonesia maupun sastra Jawa.

Agar pengembangan sastra di Yogyakarta semakin meningkat, maka diadakanlah penganugerahan hadiah sastra agar senantiasa terdorong untuk selalu berkarya. Hadiah sastra tersebut akan diberikan secara bergilir kepada setiap SASTRAWAN, PAKAR, PENELITI, dan ESAIS sastra Indonesia dan Jawa yang memenuhi syarat dan berdomisili di D.I.Y. Pemberian hadiah sastra YASAYO tersebut akan diberikan dua kali setiap tahun, yaitu pada bulan APRIL dan NOVEMBER. Hadiahnya berupa UANG dan PIAGAM PENGHARGAAN.
Adapun syarat-syarat untuk mendapatkan hadiah tersebut akan saya tulis nanti di posting selanjutnya :). Ini saya mau cerita dulu "perjalanan" acara penganugerahan yang saya ikuti. hehe

JAdi, tadi saya ikut menyaksikan ketiga pakar yang telah dianugerahi penghargaan tersebut. Yaitu,
  1. Prof. Dr. C. Bakdi Soemanto (peneliti sastra)
  2. Dra. Sri Widati (peneliti sastra)
  3. Evi Idawati (sastrawan)
 BAgi yang belum tahu siapa mereka? Sila mencari informasinya di buyut buyut google hehe.

Oke. Lanjut.
Acara diawali perkenalan YASAYO oleh Prof. Dr. Rachmat Djoko Pradopo. Kemudian, pembacaan sajak oleh Ibu Kristi dan MAs Helmi. Ibu Kristi yang membaca sajak, dan Mas Helmi yang mengiringi dengan petikan dawai gitarnya yang *jleb* mempesona sekali. haha

Sajak yang dibawakan adalah sajak Kembali Belajar Membaca dan Urbanisasi keduanya karya Prof. Dr. Racmat Djoko Pradopo. Saya merinding mendengarnya *SUNGGUH* dan puisi yang kedua membuat saya ingin menangis. Bukan, bukan karena saya lebai, tapi memang kata2nya yang sungguh ajaib.

Pokoknya acara berjalan lancar. Abisnya lupa susunan acaranya seperti apa. SEtelahnya, ada juga pembacaan dua sajak karya Chairil Anwar, dengan diiringi gesekan dawai biolanya yang menyayat-nyayat hati. BAGUS banget deh pokoknya hehe... Dan, pembacaan fragmen cerpen Bakdi Soemanto *lupa judulnya* oleh Mba Retno Iswandari. Lalu, juga pembacaan puisi oleh *ibu atau mba ya?* Evi Idawati yang berjudul Kapak Rindu karyanya sendiri *suaranya juga bikin merinding*.

Oia, ternyata ada doorprise juga bagi pengunjung. Lumayan, saya mendapatkan buku antologi puisinya Prof. Dr. Racmat Djoko Pradopo yang Mitos Kentut Semar. Tapi berhubunga saya sudah punya, jadi saya tukeran dengan teman saya hehe. Dapatlah saya antologi puisi AUBADE karangan Prof. Dr. Rachmat Djoko Pradopo juga. *Alhamdulillah*

YAk, begitulah. Saya tunggu penganugerahan yang akan datang, di bulan NOVEMBER :)

SAlam "terus berkarya Indonesia"!

NB: maaf tidak ada photo. (agak malu) masa photonya sama hape :D

Tidak ada komentar: