17 Desember 2009

LYK (Dimas)

Aku merebahkan diri di pelukan malam. Kudengarkan celoteh penyiar radio dalam sebuah stasiun FM. Sejenak aku terpaku, “kenapa harus lagu ini?” pikirku.

Kumencintaimu lebih dari apapun
Meskipun tiada satu orangpun yang tahu
Kumencintaimu sedalam-dalam hatiku
Meskipun engkau hanya kekasih gelapku….
(Ungu “Kekasih Gelapku”)

Aku teringat akan Lintang. “Lintang, aku sayang kamu dan tak mau kamu bersama orang lain,” lirihnya setelah mendengarkan lagu tersebut. Akan tetapi, ….

26 November 2009

LYK - Lintang yang Ketiga (Lintang)

Tuhan selalu tak merestui hubunganku
Aku kembali terjatuh
“Dia nembak kamu, main-main. Ngerti!” kata Gina
Hati yang telah melambung kini telah dijatuhkan sekeras-kerasnya
Semuanya hancur tak ada sisa

jadi selama ini kau membohongiku?
hanya itu pertanyaanku
yang dapat aku simpulkan sekarang
semua yang kamu ungkapkan padaku hanyalah kebohongan
di depanku kau berkata A, di depannya kau berkata Z

Di depannya, kau tak pernah membelaku
tp di belakang, kau memujaku, menginginkan aku
bimbang rasanya hati ini

Air mata inipun enggan tuk menetes lagi
Terlalu sesak
Terlalu pedih, hingga air matakupun tak bisa tuk mewakili perasaanku
Hari ini, dia telah mengungkap bahwasannya aku memang wanita gampangan
Dia yang pernah bilang seperti itu padaku
Iya, aku memang mudah jatuh cinta
Aku telah jatuh cinta dengan orang yang salah
Orang yang ku percaya ternyata ia juga mendustai kepercayaanku
Apakah aku harus tak mempercayai omongan orang?
Hatiku telah luruh
Pikiran ini juga telah kabur
Aku sudah tak bisa bedakan lagi mana kejujuran dan mana kebohongan
Aku sudah terlalu lelah untuk percaya
Tapi di saat aku percaya ternyata kamu juga sama saja
Hanya memainkan aku sebagai bonekamu
Yang dapat kamu mainkan, kamu buang, seenak kamu sendiri
Tuhan, aku hanya ingin sejenak melabuhkan hati ini
Aku sudah lelah Tuhan
Aku lelah untuk percaya, aku lelah untuk membangun lagi kepercayaan itu
Maafkan aku Tuhan, aku terlalu sering mengeluh….

Jogja, 23 November 2009

24 November 2009

Lintang yang Ketiga (bag. 2)

Aku memang memilih untuk siap menjadi yang terbuang. Aku telah memilih jalanku untuk menjadi seorang yang dipersalahkan. Dan secuil kebahagiaan itu telah kuraih. Aku bahagia dan nyaman berada di dekatnya, tanpa pernah memikirkan konsekuensi yang akan terjadi. Tanpa pernah memikirkan hal terburuk yang akan aku terima.

Hari-hari berikutnya aku jalani secuil kebahagiaan itu dengan ikhlas. Meskipun aku bukan yang pertama. Ingat, bukan yang pertama. Selalu menjadi yang kedua dari yang pertama. Pahit, namun tetap saja aku jalani.
“Aku sayang kamu,” kata Dimas.
“Iya, aku juga sayang kamu,” aku jawab.

Hanya secuil, dan memang secuil, harapan kebahagiaan itu hadir.

Di tengah-tengah secuil kebahagiaan itu, aku telah melupakan sesuatu. Melupakan kenyataan, Gina.

13 November 2009

Lintang yang Ketiga (bag.1)

Sejenak aku terdiam dan menyadari bahwa ternyata diriku ada di posisi yang salah. Aku hadir di antara mereka seakan Dimas adalah makhluk di alam bebas yang tak punya keterikatan dengan Gina. Aku lemah tak berdaya mendengarkan kejujuran Dimas. Terasa kerajaan hati yang telah rapuh, runtuh kembali tanpa bekas.


“Maaf Lin, kamu tidak akan membenci aku kan? Aku sayang kamu. Aku tak akan mere-lakan kamu lepas dari aku. Aku selalu ingin menjagamu. Aku nyaman berada di dekat-mu Lintang,” pinta Dimas kepadaku.


Aku hanya bisa meneteskan air mata. Aku mengutuki diriku sendiri. Tuhan, aku mengulang kesalahan yang sama.

01 November 2009

MASALAHKU, MASALAHMU

Pagi ini aku harus berangkat ke sebuah dusun kecil di pelosok kota Semarang. Tidak pernah terbayangkan olehku mendapatkan tempat tugas di daerah pelosok. Selama aku dilahirkan di bumi ini, aku tidak pernah bersinggungan dengan daerah pedesaan, alih-alih dusun pelosok. Sejak surat panggilan itu datang, kegelisahan dan kegundahan merenggut seluruh pikiranku. Aku enggan meninggalkan keramain kota ini. Akan tetapi, hal ini adalah cita-citaku dulu. Bukan, bukan cita-citaku, cita-cita almarhum Ayahku. Mengingat almarhum Ayah, sungguh luar biasa semangat ini muncul begitu saja. Akhirnya, aku berangkat.

20 Oktober 2009

CERNAK (cerita anak) CHACA dan PERMEN


Pada suatu hari, terdengarlah decapan air liur dari luar kamar seorang gadis kecil berumur delapan tahun yang akrab dipanggil Chaca. Mama Chaca yang mendengar samar-samar akan hal itu, memperjelas dengan menempelkan telinganya ke pintu kamar Chaca.
Chaca : “Hemm… enak banget!” (sambil mengunyah permen)
Mama Chaca terheran-heran dan khawatir dengan anaknya, kemudian Mama mengetuk kamar Chaca. Tok tok tok….
Mama : “Cha, buka pintunya. Mama mau masuk. Kamu lagi ngapain Nak?”

11 Oktober 2009

andaikan

hatiku remuk melihat kamu yang kian hari menjadi egois
sungguh ku tak menyangka dirimu yg sebenarnya
aku telah salah
aku hanya melihat "sosok kucing dalam karung"
luka ku mungkin tak kan pernah kamu rasakan
duka ku mungkin kamu tak kan pernah merasa melakukan kesalahan

siang malamku, inginku tak pikirkan kamu
namun, sakitku telah lahirkan kebencian yang mendalam u/ mu
aku jijik mengingat semua kelakuanmu
tp knp aku masih saja mengingat mu

ingin ku lepas semua rasa ini
ingin ku restrat ulang fikiran ini, agar aku bisa kembali menikmati hidup ini

sayangnya, memori ini telah terpatri T.T

27 September 2009

perjalanan ini (semarjogja)

Pukul 07.00 dianterin sama Ibu ke pemberhentian bus yang menuju ke Semarang.
Pukul 09.45 sampai di terminal Terboyo
Dari sinilah semua cerita ini berawal =D jadi malu hahahaha

Turun dari bus, melewati bapak2 yang minta bayar pajak Rp500,00, meluncur mencari bus patas menuju jogja. Alhamdulillah langsung dapet dan busnya hendak berangkat. Dengan hati yang lega dan senang karena dapat bus, aku duduk manis memandangi jalanan meninggalkan terminal terboyo.

Selepas keluar dari Terminal, emmm ada yang aneh,"busnya kug lewat sini, kug gak kayak biasanya, apa lewat jalan tol?" pikirku.

Kenek menghampiri, menawarkan tiket dan bertanya,"Mba'nya turun mana?".
"Jogja,"jawabku.
BApaknya tambah aneh,"mana mba?"
"Jombor Pak,"lebih jelasnya.
Kontan si BApak bilang,"WAhhh..ini jurusan Tegal Mba!!"
Dengan singkat, jelas, padat ku terheran-heran dan syok,"oiah??????"

24 April 2009

PERUBAHAN MAKNA

1. Pemetaan Materi Diskusi

Pemetaan Materi
2. Rumusan Materi
Elemen-elemen bahasa yang masih hidup atau digunakan serta dikembangkan oleh para penuturnya akan selalu mengalami perubahan. Bahasa akan berkembang sesuai dengan perkembangan pikiran manusia begitu juga dengan maknanya.

Makna sebuah kata atau leksem secara sinkronik tidak akan berubah dan secara diakronik memiliki kecenderungan bisa berubah. Menurut Wijana (2008) elemen bahasa yang mudah berubah disebut bersifat terbuka, sedangkan elemen yang tidak mudah berubah disebut sifat tertutup.

3. Pengembangan Materi
3.1. Faktor Perubahan Makna (Djajasudarma, 1993:62-63)
Faktor-faktor yang memudahkan terjadinya perubahan makna menurut Sapir yang dikutip oleh Ullmann (1972:193), antara lain:
a) bahasa berkembang seperti yang dikatakan oleh Mailet “this continous way from one generation to another”,
b) makna kata sendiri itu samar, kacur (bisa ‘racun’ atau bisa ‘dapat’ ? tanpa konteks tidak jelas maknanya,
c) kehilangan motivasi (loss of motivation),
d) adanya makna ganda,
e) karena ambigu (ketaksaan) “amoiguos context”,
f) struktur kosa kata.

22 Maret 2009

SaLAh Ku?

Kemarin ku dengar kabar, ternyata kalian berdua berteman. Aku shock. Sumpah!!!
Apakah ada sesuatu di balik semua ini?
Jika memang kalian merencanakan sesuatu terhadap ku, apa salah ku?
Apa aku pernah menyakiti kalian?
Aku remuk... Hati ku patah..
Setega itukah kalian terhadap ku?
Aku mengenal kalian berdasarkan kebohongan belaka?
Sungguh...betapa bodohnya aku percaya kalian........

06 Februari 2009

semua ada maksud

setiap apa yg diLakukan oleh seseorang pasti ada tujuan. semuanya....... tidak terkecuali diri kita sendiri. apa yg kita lakukan pasti ada alasan, karena ada sebab pasti ada akibat.

mari renungkan sejenak... setiap kesalahan yg kita perbuat pasti ada sesuatu yg kita lalaikan, sekecil apapun itu. segala sesuatu berbuah konsekuensi.

konsekuensi hadir karena pilihan. pilihan adalah pintu2 takdir yang tertutup rapat yg tak seorangpun mengetahui. banyak sekali pintu yg harus kita pilih. dan hanya satu yang akan kita jalani. pintu itu akan membawa kita ke dalam sebuah bentuk kehidupan real yg harus dijalankan. mantapkanlah hati untuk memilih pintu sebelum anda membukanya. karena sedikit anda melakukan kesalahan, penyesalan dan kekecewaan menanti di ujung sana.

jangan sampai anda melakukan sesal dan kecewa ni. tp apalah daya. manusia bukanlah makhluk sempurna. manusia hanyalah makhluk yg diberi pikiran dan perasaan yg dibalut oleh daging dan kulit serta tulang. heeemmmm jangan salah dengan ini, meski begitu, Allah tidak salah menciptakan manusia.... Allah sayang kpd manusia.

kembali ke sesal dan kecewa, apabila kita menemui hal ini, renungkanlah. ambillah kejadian positif yg dapat kita ambil dr kehidupan tersebut. jangan langsung menghakimi. kesalahan adalah kegagalan yg tertunda...

16 Januari 2009

Belajar dr kesalahan Temen

Hemmm... siang tadi ku jemput temen ku kost (sebut ja E) di Stasiun, baru baLik dari Solo pake motor, sebut saja R (temen 1kost juga). Fiuhhh, 'E' ke solo buat ngambil kunci serep motornya. Kejadian ini bermula ketika............(mari kita mengingat 2 haRi yang lalu)

Siang sekitar 14.00 kita bertiga ke agen travel, temen ku 'R' mo ke Jkarta, liburan. Abis itu ke AmPlaz. Si 'E' karena ada perLu penting, dia balik duluan. Nah pas ujan tu. Di motor 'E' gak da mantel. Akhirnya kita tukeran motor dehh. 'E' balik pake motor 'R' n mantelnya. 16.30 rencana mo pulang, ternyata masih ujan. Tapi pengen terjang aja. Coz besok ujian cuy.
Aku yg depan, 'R' yang bonceng, kita pake motor 'E'. Tas ku, ku taruh jok motor, dr pada basah. Tas 'R' ditaruh plastik tp masih dibawa. Sebelum pulang kost, kita mampir t4 temen 'R' di Pogung, mo potokopi bahan ujian dia. Nyampe depan kost temennya, 'R' gak da pulsa bt Sms temennya, mintalah 'R' sama ku pulsa untuk Sms. Hp di tas, di jok motor. Diambillah Hp ku dari tas kemudian tas dibalikin di jok motor lagi dannnn KLIK!!!! "Aduuuhhhhhh, kunci motor ku TAruh di TAsmu!!!!!!", histeris 'R'.
Aku bengong. "Coba cari lagi di bawah, mungkin jatoh..", kata ku menenangkan. "nggak da!!", balas 'R'. Langsung Sms n telfon 'E' yg pada waktu itu lagi di Gelanggang, "'E' punya kunci serep motor di kost gak?", tutur ku.
"gak punya. Ada juga di Solo.", jawad 'E'.
Senggang bentar, muncul temen 'R; pake motor. Akhirnya kita nyari juru kunci, tapi gak da yg buka. dah malem gitu... akhirnya motor dititipin t4 temen 'R'.
Siang harinya, "San, tar sore 'E' ke Solo, jadi kita gak perlu ke juru kunci.", tutur 'R' padaku. "ow yasudah.", jawabku. "tapi uang, dompet, atm, smuanya di tas di jok motor, aku pinjem uangmu dl ya.", lanjutku. 'R' menyetujui.
Sorenya 'E' ke Solo. Fiuuuhhhhh.....

Siangnya......... yahhh seperti itu... abis jempu 'E', aku dan 'R' ke t4 temen 'R' bt ngambil motor.huhhhh

Pelajaran yg dapat kita ambil:
1. teliti euy
2. sebaiknya, jangan lepas kunci dari kontak kunci jok motor apabila membuka jok, supaya tidak terjadi hal di atas tadi. Atau alternatif lain, apabila Anda takut terjadi hal demikian atau takut lupa dan jatuh, supaya sebaiknya, cabut kunci dari kontak kunci jok, dan taruhlah di kontak kunci motor.

yahhhh,,,, kurang lebih seperti itu... huahhhhh lucuuuuuu banget.... hehehe (^_^)

thanks pren, kalian menjadi mozaik di puzzle kehidupanku...

12 Januari 2009

hikz... ternyAta

Abis semalaman ngebut, kerja semaleman buat makalah matkul 'kebudayaan indonesia' dengan judul 'Penggunaan emotion pada SMS dan Chating', berjumlah 13an halaman, di tempat temen gara2 kompt ku gak bisa dicolokin fLash.. hix, padahal paginya dikumpul. Alhamdulillah, akhirnya pagi kelar juga. Langsung balik Kost, ngepritn, mandi, terus cap-cus ke kampus... Astaga, ternyata mas aSdos nya dah gak da. Nyari di jur.Sas Nusantara gak ketemu dosennya. LAnjut Hub dosen, katanya mas Asdos di sekre panitia, tp tak cari te2p gak da. TErnyata, maS aSdos di ruang sekre yg saTUnya. Akhirnya terKumpul jg, tp teLAt.hikz... Huhhhh...bebanKu agak berKurang...

MAlemnya Iseng ngidupin Kompt, nyolokin flash ke KAbel USb te2p GAk bisa. terus Aku nyoba langsung dr Kompt, ternyata bisa...... huaaaaaaaaa...jd selama ini, kabEL USBnya yg eRrOr.. Kenapa gak Nyoba dari dl? keNApa baru TAu sekaRAng... huhhh, naSib... Tau gitu kan aku bisa ngerjain makalah di kost Aja to.

hemmm, tp mo gmn lagi. Yang lalu biarlah berlalu. Buat pelajaran ja.
TELITI SEBELUM BERTINDAK N MEMVONIS. hehe...