21 April 2017

Anak Ke-2: Usia Kandungan 38 Minggu

Tepatnya 2 hari yang lalu, Nak. Ibu, Ayah  dan Masmu, diantar simbah kakung-putri ke dokter obgin langganan Ibu di Pati. Usiamu dalam kandungan Ibu ternyata sudah 38 Minggu. Cepat betul waktu berlalu. Tak terasa sudah 9 bulan kamu membersamai Ibu di dalam rahim.

"Hpl insyaallah 2 Mei (2017)...," begitu kata dokter obginnya.

Senang? Pastinya, Nak. Sebentar lagi Ibu akan segera memeluk wujudmu.

Yang sabar di dalam perut Ibu ya, Nak. Ibu tahu perut ibu sudah terasa sempit untukmu bergerak.

Always love :*

17 April 2017

Anak ke-2: Usia Kandungan Jalan ke-9 Bulan

Alhamdulillahirobbil 'alamin...

Gak terasa, ternyata tulisan terakhir saya jatuh di tahun 2016. Hehe... Maafkan, masih tetep sibuk kuliyah (baca: kuli uyah--kuli garam) dan jualan online di tokopedia bukalapak dan shopee--hah, alesan :p

Kenapa saya menulis lagi?
Jawabannya simpel kok... Karena tiba-tiba saya pengin nulis saja. Hehe.

Percayalah, saya sampai lupa alamat url blog saya. Kirain masih yang pakai threesuntea.blogspot.com ternyata sudah saya ganti :D

Sungguh, sangat usang sekali blog ini. Ibarat besi mah sudah karatan. Sudah tidak berbentuk lagi. Paling isinya cuma curhat haha...dan kali inipun saya juga mau curhat. Sekedar menuliskan fakta yang sekarang saya rasakan, sebelum ingatan hilang menjadi memori tak terbingkai... Ceilah, bahasanya...

Alhamdulillah, hari ini saya, suami, dan kenzie masih diberikan nikmat sehat. Alhamdulillah juga adeknya kenzie sudah mau masuk usia kehamilan 9 bulan. Perjuangan sekali, Nak kehamilan ibu kali ini.

Kalau dulu trimester pertama mual muntah sedikit, hamil kedua ini hingga usia kandungan mau masuk 5 bulan masih huek huek mual, muntah, pusing. Tapi demi kamu, Nak ibu harus kuat.

Memasuki usiamu 9 bulan di rahim ibu, kamu semakin sulit bergerak ya...tapi tendanganmu di perut ibu sangat kuat. Sehat-sehat ya, Nak. Semoga persalinan kita nanti dimudahkan Allah. Amin...

Kami semua menunggu kehadiranmu :*

30 September 2016

Hari di mana Ibu Menyapihmu (Anak Pertama)

Hari ini ibu memang bertekad untuk menyapihmu, Nak. Usiamu sudah 2 tahun 6 bulan kurang 2 hari. Kamu sudah mulai cerewet berbicara :) tingkahmu lucu, bahkan kadang tiba-tiba kamu membuat takjub ibu dengan celotehan atau perilakumu yang tidak biasanya.

Maafkan ibu, Nak. Sejak usiamu 2 tahun, ibu sudah mulai mencari informasi tentang menyapih. Ibu coba cari di google, tapi yang dibahaspun hanya catatan umum. Bukan rincian ataupun deskripsi lengkap tentang tatacara menyapih.

Ibu juga sudah mencari informasi dari ibu-ibu muda yang lain, mereka juga bingung, bahkan ada yang hingga 3 tahun masih belum bisa disapih.

Akhirnya, ibu mencari informasi dari simbah dan budhemu, Nak. Juga dari tetangga-tetangga.

Dan ibu mencobanya hari ini.
Hari di mana ibu menyapihmu.
Hari di mana ibu tidak akan sedekat dengan kamu ketika menyusuimu.
Hari di mana ibu merasa berdosa karena telah membuat susah tidur.
Hari di mana ibu membuatmu menangis karena tidak bisa menyusu pada ibu.

Maafkan, Nak. Tapi inilah kewajiban ibu. Membiarkanmu tumbuh dewasa...

Jahat memang, menaruh empedu ikan di area tempat menyusui. Kamu bilang, "pahit, pahit..." dan membersihkan lidahmu dengan tanganmu sendiri. Kamu merengek, dan ibu hanya bisa menangis dalam hati.
"Mas kan sudah besar, jadi nenennya pahit..." berulang-ulang ibu katakan itu kepadamu, Nak supaya kamu mengingatnya :(

Dan, kamu menangis ketika mengantuk berat... huhu...sungguh gak tega ibu liat kamu.

Maafkan ibu, Nak...
Ibu selalu sayang kamu...

20 Agustus 2016

(Jangan) Salahkan!


jangan salahkan api yang kemudian datang tiba-tiba...
ia hanyalah potongan panas membara yang kedatangannya kadang didustakan

jangan salahkan angin yang kemudian datang tiba-tiba...
ia hanyalah dengusan alam yang kedatangannya kadang tak diharapkan

jangan salahkan hujan yang kemudian datang tiba-tiba...
ia hanyalah tangisan awan yang kedatangannya kadang menimbulkan bencana

lantas, salahkah cinta yang kemudian datang tiba-tiba...
ia hanyalah sebuah rasa yang punya arti lebih dari segala rasa yang manusia punya...

15 Agustus 2016

Suatu Saat, Nak!

Benar, sekarang ibu telah benar benar menjadi seorang ibu. Ada masanya nanti ketika kamu, Nak, akan menjauh dari ibu dan meninggalkan kami. Ibu dan ayahmu.

Suatu saat, Nak.
Iya, suatu saat.

Benar, sekarang kamu masih berumur 2 tahun hampir 5 bulan. Tapi nanti, ada masanya kelak kamu akan menjadi dewasa, Nak. Kamu akan memiliki kehidupanmu sendiri di luar sana.

Suatu saat, nak.
Iya, suatu saat.

Benar, kamu adalah titipan dari Allah untuk Ibu dan Ayah, tapi ketahuilah Nak, esok kamu akan mengakhiri masamu dengan perempuan lain, selain ibu.

Suatu saat, nak!
Iya, suatu saat.

Benar adanya kamu akan selalu menjadi kesayangan ibu, tapi ketahuilah nak, perempuan yang engkau pilih adalah ibu kedua dan akan menjadi ibu pertama di matamu karena ia yang akan melahirkan anak-anakmu... cucu ibu,

tentunya.

Suatu saat, Nak!
Iya, suatu saat.

Benar, ibu (mungkin) iri....

11 Mei 2015

Nyobain Aplikasi Blogger dari Android

Alhamdulillah mungkin bakalan bisa post tiap menit ya kalau seandainya mau posting blog. Sekarang henpon sudah ganti. Gak lagi pakai nokia asha 311. Wis bosen gak bisa memperluas jaringan customer yang pada minta pin bb. Sekarang lagi pakai asus zenpone 4 yang katanya oke punya.

Ngomongin soal oke punya, yang menurut saya oke ya ini. Hehe. Aplikasi blogger ternyata juga ada. Atau mungkin sudah lama ada tapi sayanya saja yang katrok? Yasudalah, yang penting sekarang sudah gak katrok lagi.

Kayaknya untuk pemula segini dulu saja. Lama gak nulis ternyata bikin kagok juga buat nulis. Bingung ngerangkai katanya. Perasaan dari tadi ngetik kayaknya kok bahasanya kaku banget. Hmm...

22 Februari 2015

Inget ya (1) #baby

Hehe sudah lama sekali tak menyentuk blog. Sudah lamaaaa sekali sepertinya tak menulis kata-kata untuk ditumpahkan di sini. Kangen? Lumayan. Untungnya jemari tak lupa letak tuts huruf berada :D

Biasa yaa.. lagi sibuk. Ngurus anak. Hahaha alasann.. sama ngurus suami :p ini juga alasann.. sama ngurun toko online jugaaaak! Oke-oke mungkin saya sok sibuk.

Mau sharing apa ya?  Tentang bayi saja ya. Soalnya cuma bayi yang sekarang baru ada dipikiran saya. Ini tentang hmm mungkin bisa disebut keteledoran saya waktu ngemong bayi. Eh tapi ini anak pertama kan, jadi wajar kalau saya masih belajar mengurus anak.

Kejadian ini terjadi kurang lebih 3 minggu yang lalu. Tumben inget kan? Iya gimana saya gak inget! Hampir saja saya nangis kejerrrr….

Waktu itu siang hari setelah kenzie bangun dari tidurnya. Beberapa menit setelah dia bangun, tiba-tiba dia ngeden, nandain kalau dia pengen pup. Langsung deh ubah posisi seperti biasanya dia kalau lagi pup. Saya telentangkan dia di kasur sembari memegangi pergelangan kakinya. Dan seperti biasanya juga, butuh mainan buat nenangin kenzie waktu pup. Waktu itu yang paling dekat dengan saya adalah pemotong kuku.

Kebayang pemotong kuku kan ya. Dan kebetulan yang ada waktu itu adalah pemotong kuku yang kecil. Kira-kira panjangnya 4 cm.

Yang namanya megangin bayi lagi pup, ya saya fokus ke pupnya toh, dan gak sadar kalau ternyata kenzie gigitin tu pemotong kuku. Waktu bersihin pup kenzie yang terakhir. Terdengarlah suara… oook ooook…
Pemotong kukunya nyangkut di dalam mulut kenzie. Buru-buru saya langsung bangunkan kenzie dan masukin jari telunjuk ke mulutnya. Alhamdulillah langsung berhasil. Dan sampai sekarang, saya masih trauma. Gak akan lagi nenangin kenzie waktu pup pakai mainan yang gampang masuk ke mulut, apalagi pemotong kuku.

Maafin ibu ya sayang. Ibu gak sengaajaaaa :3

Semoga menjadi pelajaran untuk ibu dan calon ibu yang lain..