29 November 2011

USAHA dan SABAR untuk "SESUATU"

Setiap manusia, tidak terkecuali saya, senantiasa berusaha untuk mendapatkan sesuatu. Sesuatu yang berujung dengan kebahagiaan, cita-cita, cinta, impian, dan sebagainya. Tidak ada kata menyerah untuk mendapatkan sesuatu itu. Meskipun, proses untuk mencapai sesuatu tersebut tidaklah mudah.

Adakalanya putus asa, merasa tidak percaya diri, minder, capek, tidak sabar, dan rasa yang lain itu adalah sesuatu yang harus disyukuri sebagai “bumbu” untuk meraih apa yang diinginkan.

Saya pernah mengalami putus asa ketika saya harus berhadapan dengan karya-karya saya (yang saya nilai bagus untuk menyenangkan hati saya sendiri).

Saya pernah merasa capek ketika saya berkelana sendiri, dan tidak menemui “apa-apa” dan hanya kesia-siaan.

Saya pernah merasa tidak percaya diri ketika saya dihadapkan oleh penulis besar (tak terkecuali blogger terkenal).

Saya pernah merasa tidak sabar untuk menjadi manusia yang utuh, manusia yang sudah mencapai citanya.

Saya pernah mengalami hal itu semua. Dan, sekarang ketika saya mengingat kembali proses ketika saya menginginkan sesuatu, maka saya hanya bisa tersenyum kecil.

Saya pernah mengalami hal itu. Betapa lucunya saya ketika saya harus menangis karena hal sepele. Betapa anehnya saya ketika saya memarahi diri sendiri ketika gagal. Betapa egoisnya saya ketika saya menyukai tulisan saya sendiri. Dan akhirnya, proses itu menjadi hal yang bisa “ditertawakan”.

Lalu apa inti dari semua itu: SABAR.

Jika ada yang berkata, “saya tidak sabar. Saya bukan manusia sempurna.” Itu adalah gombal.

Manusia memang bukan makhluk yang sempurna. Yang Mahasempurna itu adalah Tuhan. Tapi manusia adalah makhluk yang istimewa. Sabar adalah salah satu keistimewaan dari manusia.

Tidak sabar bukanlah alasan, karena manusia itu diciptakan tidak sempurna. Sabar itu adalah sesuatu yang kontinyuitas—berkelanjutan. Sabar itu tidak ada batasnya. Jika ada batasnya, maka itu bukan sabar. Dan sabar tidak dapat disamakan dengan orang yang menunggu tanpa melakukan sesuatu. Karena sabar juga merupakan proses, dengan keyakinan, dengan hal-hal (usaha) yang telah dilakukan sebelumnya.

Teruslah BERUSAHA, dan SABAR untuk mencapai “SESUATU” yang diinginkan.

Jadilah manusia yang istimewa.

Tidak ada komentar: