24 November 2011

Passion, Marketing, dan Tyas

Kemarin, saya habis berkunjung ke salah satu teman tapi bisa pula disebut sahabat. Saya salut dengan sahabat saya ini, sebut saja dia Tyas (dan ini adalah nama yang sebenarnya).

Dulu, awal ketemu Tyas. Dia selalu mengeluh tentang masalah finansial--masalah ini memang sangat sensitif. Dari sinilah, ia memutuskan untuk kerja paruh waktu. Segala kerja paruh waktu sudah dilakoninya. Dari mulai menjadi agen MLM, penjaga toko, dan pelayan cafe pernah dilakoninya.

Sekedar info, dia memang pintar memengaruhi orang lain. Dia pernah sukses menjadi agen MLM. Tapi karena suatu sebab, dia memutuskan berhenti dari situ.

Niat dan tekad yang bulat telah menjadikan seorang Tyas yang pantang menyerah. Hingga suatu hari, menjamurnya bisnis online FB membuatnya berpikir untuk melakukan hal yang sama pula.

Bisnis apa yang kiranya ia kerjakan?


BEHEL!

Ya, behel alias kawat gigi. Behel yang dulunya dianggap sebagai barang-khusus-orang-bergigi-tak-rata ini, sekarang tidak lagi mendapat sebutan seperti itu. Behel adalah simbol dari GAUL dan MODIS. Behel adalah aksesoris gigi.

Awal mula inilah yang membuat seorang Tyas menjadi sukses. Kemampuannya untuk meyakinkan konsumen memang tak bisa diragukan. Dari mula hanya menjual behel, telah merambah ke peralatan make up (lulur, pemutih, dsb), hingga pasang behel dan pernak-perniknya.

Saya salut! Kegigihannya dalam berproses untuk meraih keinginannya, sudah terkabul. Dia sudah bisa membahagiakan orangtuanya. Pun kemarin saya ditawari untuk menjadi re-seller dari barang-barangnya. Lalu, apa yang saya katakan?

"Yas, aku-nya aja gak yakin sama yang beginian. Gimana aku mau ngeyakinin orang lain?"

Hanya itu! Dan apa yang dia katakan? "Kamunya aja gak niat!"

Ya, menjadi seorang penjual atau istilah kerennya marketing itu susah--menurut saya. Maka dari itu, saya mengacungkan EMPAT JEMPOL untuk teman saya, TYAS.

Kamu HEBAT! Kamu sudah membuktikan diri sebagai seorang MARKETING yang HANDAL!!

Tidak ada komentar: