27 Agustus 2010

DO’A SEORANG PENDOSA

entahlah….
di mana sekarang jiwa yang dulu telah Kau tiup arwah
ibuku pun tak mengenaliku lagi

jika sampainya nanti Kau memanggilku,
tolong sampaikan ibuku bahwa anaknya telah mati
anak yang telah mendurhakainya
anak yang tak berbakti kepadanya
anak yang tak menjalankan perintahnya
apalagi perintahMu?
tak pernah kusinggung-singgung

sampaikan pula kepadanya, aku meminta maaf

aku percaya Kamu ada
aku ada juga karena Kamu

Kamu….
Kamu yang telah menentukan takdirku
Kamu yang telah membuka pilihan untukku
tapi aku telah salah menentukan langkahku

apakah Kamu akan memaafkanku?
adakah Kamu akan membuka pintu taubat untukku?

sekarang aku telah menyadari kesalahanku
menyesali semua tingkahku yang tak menjadi kehendakMu
aku ingin kembali ke jalanMu
kembali menekuni agamaMu
agar jantung ciptaanMu,
disetiap detakannya terdengar namaMu

teruntuk ibu,
aku malu kepadamu
harusnya aku meneruskan perjuanganmu

7 Desember 2009

2 komentar:

nisa mengatakan...

saaan.
bagus banget :'(

suntea mengatakan...

hehe jadi malu

tengkyu tengkyu :)