Mungkin saya telat posting topik ini. Maklum saya adalah anak kos yang cupu abis. Ndak punya tipi men. Jadi, kalo misalnya Anda, pembaca, bertanya tentang sinetron terkini, kayak
putri yang dijambret *masih ada ndak?*,
islam KTSP *ini favorit emak saya*, dsb lagi, saya tidak akan tahu menahu.
Kemarin, saya sempat tercengang
mendengar menonton membaca surat kabar dinding di kampus.
*daripada beli koran ngabisin duit. Lagian sudah punya kasur kok* Saya membaca berita tentang bom buku. Awalnya saya mengira itu adalah buku yg best seller, makanya saya tertarik untuk membaca.
*maklum, cita-cita punya buku best seller sendiri hehe aminn gitu*
Setelah saya membaca berita itu, saya baru mengerti. Ternyata
bomnya itu di selipin di buku buku.
*nah lo? Bingung? Buku yg pertama artinya ruas-ruas. Itu artinya kata buku adalah homonimi (sama lafal, beda arti)* oke, kembali ke topik.