Showing posts with label Review apa aja. Show all posts
Showing posts with label Review apa aja. Show all posts

11 May 2015

Nyobain Aplikasi Blogger dari Android

Alhamdulillah mungkin bakalan bisa post tiap menit ya kalau seandainya mau posting blog. Sekarang henpon sudah ganti. Gak lagi pakai nokia asha 311. Wis bosen gak bisa memperluas jaringan customer yang pada minta pin bb. Sekarang lagi pakai asus zenpone 4 yang katanya oke punya.

Ngomongin soal oke punya, yang menurut saya oke ya ini. Hehe. Aplikasi blogger ternyata juga ada. Atau mungkin sudah lama ada tapi sayanya saja yang katrok? Yasudalah, yang penting sekarang sudah gak katrok lagi.

Kayaknya untuk pemula segini dulu saja. Lama gak nulis ternyata bikin kagok juga buat nulis. Bingung ngerangkai katanya. Perasaan dari tadi ngetik kayaknya kok bahasanya kaku banget. Hmm...

13 April 2014

Seputar Mitos Zaman Dulu dan Fakta Pasca Melahirkan

Ini hari ke-11 pasca melahirkan. Boring? Bangetttttt. Beginilah di desa, nasib ibu pasca melahirkan. Dikurung selama selapan. Yaitu sekitar 5 Minggu, atau lebih kurang 36 hari. Kenapa begitu? Saya juga gak tahu. Pokoknya orang tua zaman dahulu (zadul) punya peraturan seperti itu. Oh bukan, bukan hanya itu saja peraturannya, tapi banyaaaaaaaaak sekaliiiiiii.

Minum obat dan jamu
Ini obat yang diberikan oleh bidan. Jadi harus dihabiskan. Setelah itu dilanjutkan dengan jamu yang dibeli sendiri. Kalau jamu saya mau lah ya. Karena demi kesehatan juga. Toh, herbal. Minum jamu sebenarnya dianjurkan hingga selapan dan diminum 2 kali sehari. Tapi berhubung emak saya sudah agak modern, jadinya setengah selapan saja tak apa hihihi. Terus minumnya juga diperbolehkan sekali sehari karena menghindari gangguan BAB.

Pakai udet (bengkung/stagen) dan jarit (selendang)
Pasca melahirkan ibu diwajibkan memakai udet. Gunanya untuk menahan perut. Pasca melahirkan perut ibu akan terlihat “menjijikkan” dengan gelambir di mana-mana hehe. Ini juga saya mau saja. Karena lebih enak kalau pakai udet. Perut rasanya kenceng.
Kenapa pakai jarit? Kenapa bukan rok? Saya juga kurang tahu. Cuman setelah saya memakai jarit ini, seperti ini pengalaman saya. Mudah dipakai dan mudah dibuka sewaktu-waktu ketika kebelet BAB atau BAK. Sewaktu dipakai, langkah kaki tidak jauh-jauh dan ketika duduk, paha ngumpul karena sempit. Jadi duduknya teratur.

Pakai param (bobok)
Param ini ada beragam. Ada param untuk badan, yaitu bedak dingin. Ada param yang untuk perut—entah apa namanya lupa. Ada param untuk kening *jadi waktu pakai ini itu keningnya kayak ada pelanginya warna hijau tua :D*. Sebenarnya yang paling ngefek waktu dipakai itu cuman bedak dingin sama param untuk perut. Waktu pakai bedak dingin rasanya badan jadi adem. Ya, walaupun harus rela tiap hari seluruh badan “dilukis” warna putih tiap habis mandi pagi dan sore. Yang namanya muka sudah kayak badut abeesss tiap habis mandi :D. Juga param untuk perut, perut jadi anget. Gak rugi pakai ini, meski baunya gak terlalu enak.

Tidak boleh tidur siang
Saya sempat marah dan jengkel waktu ditegur karena waktu itu saya ketiduran sebentar. Niatnya sih memang mau tidur, tapi sejam aja gitu. Eh baru 15 menit, saya dimarahin karena tidur siang -_- jengkel banget toh! Akhirnya, sampai sekarang saya tak pernah tidur siang lagi. Bukannya karena percaya mitos/faktanya, tapi karena saya malas dan jengkel kalau ditegur lagi. Mitosnya, kalau pasca melahirkan ibu hamil tidur siang, pipi/muka akan bengkak-bengkak. “Yaiyalaaahhh!” gerutu saya dalam hati waktu itu. Biasanya kalau orang habis bangun tidur kan memang mukanya agak sembeb. Setelah saya browsing di internet—karena cuma ini yang bisa saya andalkan—yang bilang gitu cuma dukun bayi. Saya tidak menemukan alasan ilmiah. Toh malah banyak yang menyarankan ibu pasca melahirkan lebih baik banyak istirahat ataupun tidur siang juga gak masalah asalkan masih dalam batas yang wajar.

Tidak boleh keluar rumah sebelum selapan
Nah ini dia! Saya menjadi tahanan rumah selama 38 hari. Dan sekarang baru berapa hari? *ngitung* 11 hari. Oke! Masih lama!!!! Menurut saya nih, larangan ini dibuat agar si ibu tidak kelayapan dan merawat bayinya. Menurut saya lagi nih, masa nifas seorang ibu pasca melahirkan kan 40 hari, jadi mungkin si ibu diharapkan bisa fokus dalam menikmati masa nifas. Sehingga ibu dilarang keluar rumah agar tidak tergoda dengan dunia luar. Ini cuma pikiran saya aja sih, kalau salah ya gak tahu jugaak :D hahaha.

Selain hal-hal tersebut, masih banyak lagi larangan dan anjuran dari orang tua zadul. Mitos mitos yang bisa dijelaskan dengan ilmiah dan juga yang tidak bisa dijelaskan dengan logika sekalipun. Misalnya nih, saya coba jelasin satu-satu.

Jangan minum air putih terlalu banyak nanti bayinya pilek
-_- saya geregetan waktu denger nenek saya bilang kayak gitu. Saya cuman diemmm aja, padahal dalam hati rasanya saya pengen nyerocos ngejelasin pentingnya minum air putih. Gini ya, Nek. Sebenarnya, yang bikin bayi pilek itu bukan air putihnya, tapi karena kuman atau mungkin air putihnya kurang higienis, atau mungkin botol atau lingkungan bayi yang menyebabkan bayi pilek. Justru, kebutuhan air tetap harus dicukupi min 8 gelas/hari. Biar saya kalau BAB lancar, Nek. Biar gak dehidrasi juga karena sering keringetan. Tapi apa gunanya. Saya ngejelasinpun Beliau tidak akan percaya. Jadi saya diem aja. Cuman  bisa ngasih senyum palsu :)

Jangan makan sayur
Aaaak! Saya nahan amarah waktu tetangga saya bilang begitu. Katanya, “ya memang seger kalau habis melahirkan makannya pakai kuah dan sayur! Dulu lhoh, saya makannya cuma nasi sama tempe. Liat saja nanti badanmu pasti bengkak (makin gendut)!” Ya ya ya, saya cuma bisa ngelus dada. Tetangga saya yang saya cintai, saya juga butuh asupan vitamin dari sayuran. Anak saya juga butuh asi. Bekas jahitan saya juga butuh protein. Kalau saya tidak makan sayuran dan cuma makan nasi sama lauk, mana 4 sehat 5 sempurnanya? Pun saya sudah tidak minum susu lagi. Kalau saya tidak makan sayuran, saya bisa pingsan nahan sakit waktu BAB (ini lebay :D). Tetangga saya yang baik hatinya, sebenarnya yang mungkin bisa bikin saya gendut itu bukan sayurannya, tapi bisa dari pola makan dan makanan yang dimakan. Contoh nih, tiap makan tambah dua piring. Itu bisa bikin saya gendut. Terus, kalau tiap kali makan pakai santan. Ini juga bisa bikin saya tambah gendut bahkan mungkin kolesterol. Dan masih banyak lagi. Asalkan saya bisa menjaga asupan gizi dan pola makan, insyaallah berat bedan tetap stabil. Toh yang namanya Ibu menyusui bukannya disuruh makan banyak ya? :D

Jangan menekuk kaki ketika tidur
Yang ini saya setuju. Kenapa? Setelah saya cari-cari info dari blog dokter/bidan/web kesehatan sebelah, pasca melahirkan dianjurkan ibu tidak terlalu lama menekuk kaki. Hal ini dikarenakan kaki yang ditekuk akan menghambat aliran darah. Sehingga dapat menyebabkan kaki bengkak bahkan varises. Kenapa ibu pasca melahirkan yang dilarang? Karena peredaran darah ibu pasca melahirkan masih belum stabil diakibatkan ada bagian organ tubuh yang “trauma”. Lebih jelasnya bisa browsing sendiri di web-web kesehatan :D

Pasti dulu kamu sering cuci kaki sama bekas air cucian baju!
Saya maklum, Nenek saya memang sudah tua. Usianya lebih dari 75 tahun. Punya 5 orang anak, cucunya sudah tidak terhitung, dan buyutnya sekarang sudah 15. Jadi memang “pengalaman”-nya dalam hal bayi memang sudah banyak. Tapi yang saya gak terlalu suka, Nenek saya ini kalau ngasih petuah/larangan/anjuran gak pakai alasan ilmiah. Nek, sekarang zaman sudah berubah. Saya maklum kalau yang namanya anak muda harus nurut sama yang tua. Tapi kalau gak ada penjelasannya? Ya, walaupun saya tahu, mungkin ada hal-hal yang tidak bisa dijelaskan. Tapi setidaknya berilah saya sedikit “pencerahan”! Seperti kasus ini: APA HUBUNGAN KAKI SEMBET PASCA MELAHIRKAN DENGAN DULU (SEBELUM MENIKAH DAN PUNYA ANAK) PERNAH CUCI KAKI SAMA BEKAS AIR CUCIAN BAJU ATAU TIDAK? Ini yang paling gak masuk diakal -_- *sing sabar, San* Kemarin saya dirasani (dipergunjingkan) sama nenek, “dulu pasti kamu sering cuci kaki pakai bekas cucian baju, makanya kakimu sekarang (pasca melahirkan) sering sembet.” Dan seperti biasa, saya cuma ngelus dada.

Masih banyak hal lain lagi, yang “aneh-aneh” dan tidak bisa dianalisis dengan logika. Kalau saya curahkan semua di sini, isinya mungkin bercampur dengan (sedikit) kemarahan saya atas mitos-mitos zadul yang tidak bisa dipertanggungjawabkan secara riil T.T Seandainya para orang tua ini mengerti bahwa saya pun juga punya alasan dan pembelaan diri kenapa saya tidak mau menuruti keinginan mereka.


Mudah-mudahan suatu saat, kelak saya punya cucu, saya tidak secerewet mereka. Semoga saya bisa memutus “tali” mitos ini. Semoga … :)

13 February 2013

Software, Website, Rekaman, dan Video (Narsis)

Saya kepengin cerita mengenai kenarsisan saya. Ya, mumpung saya lagi pede (percaya diri). Sombong? Bukan bukan! Ini bukan sombong. Ini hanya sekedar pamer hmm bukan juga, sekedar sharing, ahh mungkin itu kata yang tepat :D

Saya memang suka nyanyi dan suka main alat musik. Meskipun ketika saya nyanyi, bahan-bahan yang terbuat dari kaca pasti akan pecah, dan ketika saya memainkan alat musik, pasti alat tersebut akan rusak. Tapi inilah saya. Yang penting hepiiii :)

Beberapa bulan yang lalu saya berkenalan dengan game online ShowTime Indonesia (pernah saya bahas di SINI). Dan semenjak itu kenarsisan saya semakin memanas. Iya, benar-benar memanas.

Sebelum saya mengenal game ini, saya memang sudah sering merekam suara saya dan gitar saya yang cempreng melalui rekam hape atau laptop. Hingga pada akhirnya ketika teman saya mengupload beberapa rekamannya di SounCloud.com saya penasaran bertanya, "ini rekamnya pakai apa? Suaranya bisa bagus begitu?" Dia menjawab, " pakai Audacity."

Yak, setelah itu saya mencari software rekaman tersebut. Audacity ini keren. Bisa dimiliki secara gratis dan editornya lengkap. Sayangnya, saya masih belum pandai mengoperasikan software ini :D Untuk download software ini bisa langsung didownload di website resminya AUDACITY.

Setelah memiliki audacity saya jadi rajin rekaman. Jadi sering genjreng dan ketawa-ketawa sendiri di kamar. Tingkat kenarsisan saya meningkat 1% Lhah! Emang dulunya berapa? Heheheh... entahlah.

Seperti yang sudah saya ketik di atas, saya mengetahui upload rekaman teman saya di soundcload.com. Kenapa saya memilih soundcloud? Jawabannya gampang! Karena itu yang saya tahu, dan teman-teman banyak menggunakan jasa web tersebut. Sehingga sayapun ngintil pakai jasa web tersebut untuk memajang rekaman-rekaman cempreng nan wagu saya di situ.

Apa! Penasaran? Oh, sebentar! :D
Di sana sudah ada 10 rekaman saya. Ahaha gak ada yang bener sebenarnya. Semuanya cempreng dan cacad. Tapi memang prinsip saya hanya satu, have fun. Yang penting hepi :D

Profil dan rekaman saya di soundcloud bisa dibuka di SINI.

Sudah cukup sampai di sini? Belum :D

Ternyata tingkat kenarsisan saya tidak hanya meningkat 1 % tapi lebih dari itu. Dengan pedenya saya membuat video rekaman saya pas nyanyi dan gitar. Tanpa ada rekayasa dan edit. Semuanya murni dan tentu saja hasilnya gak ada yang bener :D

Baru ada 2 video yang saya upload di Youtube.com. Sebenarnya masih ada banyak rekaman video di leptop, tapi cacadnya nauzubillah. Untuk rekaman videonya bisa dilihat di SINI. Dan ini salah satunya :D


Oke, sekian kepedean saya yang ingin saya ceritakan. Ini bukan sombong, hanya sekedar mengajak hepi temen-temen.

Terima kasih yang tak terhingga untuk pemilik software dan website yang saya cantumkan di sini :)

Berkat kalian, kenarsisan saya tersalurkan :D

07 October 2012

Happy Song: ShowTime Indonesia

Tampilan awal, ada mba Citra Scholastika
Setiap orang pasti pernah menyanyi bukan? Dan menyanyi ini bisa dijadikan hobi, iseng, cita-cita, bahkan menjadi profesi. Anyway, saya suka nyanyi--padahal suara saya memang gak sebagus suara Desta (keseringan nonton OVJ). Berkat teman saya--yang tidak perlu disebutkan namanya--saya addict sama game yang berkaitan dengan menyanyi ini.

Game tersebut adalah Showtime Indonesia. Gara-gara game ini suara saya jadi kayak kodok. Oke, sekilas mengenai game ini.

ShowTime Indonesia (saya singkat STI) merupakan game buatan Indonesia dan gratis alias tidak dipungut biasa. Biaya yang dikeluarkan cukup biaya modem/wifi/speedy dll karena game ini hanya bisa dilakukan secara online.

Seperti game-game kebanyakan, game ini juga menggunakan avatar. Dan avatar juga dapat didandani sedemikian rupa menurut selera masing-masing.

Di STI, pemain game akan bertemu dengan manusia-manusia yang juga addict dengan menyanyi. Ya, ada yang suaranya pas-pasan kayak saya, tapi ada juga yang suaranya emang beneran bagus. Lhoh kok bisa tahu? Iya dong. Jadi, di game ini kamu bisa mendengarkan suara orang lain ketika kamu tidak dalam mode menyanyi. Seru kan! hehehe

Yah, jadi begitulah. Saya jadi keseringan main di depan leptop sambil nyanyi-nyanyi sendiri dan ketawa-ketawa sendiri.

Happy Song!

23 September 2012

Saya atau Aku?

Selamat sore, pemirsa blog SUARAKU :)

Tiba-tiba saya teringat mengenai kata yang seharusnya tidak saya pakai, tapi tanpa sadar kata tersebut saya pakai juga. Masing ingat postingan ini? Aku tanpa Saya dan Kamu tanpa Anda adalah tonggak kelahiran penyebutan diri saya di blog ini << ini lebay.

Dulu saya pernah bilang untuk mengganti kata saya menjadi aku dan anda menjadi kamu tapi hal itu tak dapat dibohongi dengan hanya langsung menggunakannya. Ada kalanya saya lebih enak menyebut diri saya sebagai saya dan ada kalanya menjadi aku. Jadi, karena itulah saya memutuskan untuk menyudahi asumsi saya mengenai pemakaian kata-kata tersebut :D

Jadi sekarang saya akan memakai kata-kata tersebut sesuai kebutuhan saya. Mungkin ketika saya curhat, saya akan lebih tertarik menggunakan kata aku daripada saya :D hehe

Oke! Keep writing :)


29 August 2012

Kucing Kiyoko - Karya: Rama Dira

Kucing KiyokoKucing Kiyoko by Rama Dira

My rating: 4 of 5 stars


BUku ini adalah kumpulan cerpen RAma Dira yang pernah di muat di beberapa surat kabar terkemuka seperti Kompas, SUara Merdeka, dan lain-lain. Pembaca tidak akan menyesal membeli dan membaca buku ini. Cerpen yang disajikan sangat menarik. Cerpen ini bukanlah cerpen teenlit ataupun chiklit, tapi lebih merujuk ke sastra.

Yang paling istimewa dari kumpulan cerpen ini adalah ending dari setiap cerpen. Semuanya tidak terduga. Dira sangat kreatif membuat plot ceritanya. Karakter yang dibuat juga sangat kuat.

Selamat membaca Kucing Kiyoko.... :)



View all my reviews

Review: Waktu Aku Sama Mika - Karya: Indi

Waktu Aku Sama MikaWaktu Aku Sama Mika by Indi

My rating: 2 of 5 stars


(menulis itu tidak mudah dan berkomentar itu sangat mudah)

Setelah menamatkan buku ini selama 2 hari, akhirnya saya tidak penasaran lagi. Dari dulu penasaran pengen beli ini buku.

Sebetulnya ide ceritanya menarik: Indi yang menceritakan pacarnya bernama Mika dan mereka berdua merupakan orang-orang yang spesial. Indi dengan skoliosis dan Mika dengan AIDS-nya. Cuman yang saya gak ngerti: kenapa diksinya dibikin seperti itu?

Berhubung ini komentar bersifat subyektik, saya kurang begitu suka dengan diksi yang dipakai. Diksi yang dipakai belum dapat mendeskripsikan cerita. Lebih tepat jika disebut sebagai potongan-potongan cerita.

Selebihnya, aku suka :)



View all my reviews

18 May 2012

Herbs Highlights The Kings Archipelago 2012

Just to share a letter of introduction to working with us: Herbs Highlights The Kings Archipelago 2012 to be held on 3 - July 9, 2012 @ Taman Pintar Yogyakarta, Indonesia


to
Domestic public / non-domestic

The presence of the Health Law No. 36/2009 has brought a breath of fresh air for the future of Indonesian herb industry. The presence of herbs, especially medicinal phytopharmaca now been accepted as a complementary medicine, meaning that herbs have begun to be compared to chemical drugs in the national health system.

This recognition is a strategic momentum, it is a pity if the momentum is not immediately be utilized to enhance the positive attitude of society at large, especially among the upper middle class. As we know, the middle class consumer is a unique entity, other than to have high purchasing power, they also aspirator for all the acts of his horns easily replicated by other communities.

It must be admitted that the revenue gains in achieving the degree phytopharmaca ability to suck is not as fast as investment, however, no denying that the presence of bias is able to scrape medicinal phytopharmaca negative stigma of herbal medicine as a product that is "not scientific" into something "scientific" and measurable properties. No problem, although the numbers until 2011, no more than 5 pieces of products (phytopharmaca) and 17 herb standardized.

For various types of herbs that have been shown to carry hereditary benefit, sooner or later it will soon find a chance to show who he is as a divine work of the utilization of products: cheap, safe, perfect and friendly to humans and the environment. Moreover herb is in conformity with the new paradigm in which the development of national health-promotive and preventive efforts, more emphasis than curative then when we speak of this new paradigm health department, herb presumably the most suitable for this purpose.

In order that, Herbs Highlights The Kings Archipelago 2012 was held, at the same time in order to commemorate the establishment of vocational Herbal throughout Indonesia. Of course without the participation of all stakeholders, including lectures herbs Indonesia employes the Father / Mother-lead this activity will not find the optimization of benefits. For the organizers are expecting the participation of the company Mr / Ms gentlemen, both as exhibitors and sponsors support.

regard
chief organizing committee

Herien Priyono



*To much information, you can email three_suntea@yahoo.com or Indonesian Language http://Ekspoherbal.com

Thank you

12 May 2012

#transisi di Mei 2012

Masa-masa #transisi atau lebih tepatnya tambah tua umur akan aku jalani malam ini, 30 menit lagi. Dan sebelum ini, bolehlah kiranya aku share ulang kegalauan #transisi yang sudah kulontarkan.

11 Mei 2012
masa itu rasanya kayak kebelet pup tapi wc masih dipakai orang lain.

masa itu rasanya kayak lapar pengen makan tapi gak punya duit.

masa itu rasanya kayak cinta bertepuk sebelah tangan

masa itu rasanya kayak pengen renang, tapi ternyata cuma bisa gaya batu.

(Balasan dari temanku)
masa itu adalah curhat

12 Mei 2012
planing: wonosobo-temanggung-semarang-cilacap *ceemunggudhh eaaaa

masa itu kayak pengen miara kucing persia/anggora tp kagak punya duit.

masa2 itu rasanya kayak nunggu pengumuman kelulusan -.-"

#transisi kali ini berbeda dengan #transisi sebelumnya *ya memang tiap #transisi pasti terasa berbeda. Sekarang aku posting ini dari Temanggung (dari kediaman atasanku)--perjalanan kerja cari pengalaman, untuk besok pagi menuju ke Semarang di Ungaran, Taman Djamoe Indonesia.

Dari #transisi yang sudah tertulis, bisa kupelajari bahwa diriku mungkin tidak siap untuk melakukan hal tersebut--untuk menjadi seorang yang memiliki kewajiban dan tanggung jawab lebih tinggi dari sebelumnya. Dan akan kutentukan hari ini, bahwa aku siap. Aku siap berjalan lagi--berproses--untuk mencapai hal yang aku inginkan, aku citakan. Proses yang menyenangkan, dan memang di situlah seharusnya seseorang cari.

13 Mei 2012
misi telah dilaksanakan: AKU SIAP!

Semoga #transisi tahun ini berkah untuk kami semua, untukku, untuk keluargaku, untuk kita :)

Terima kasih :)

28 February 2012

Aku, Kamu, Dia: Judika - Bukan Dia Tapi Aku

Setelah sekian lama menyimpan lagu ini di dalam playlist mp3 HP, ternyata lagu Judika: Bukan Dia Tapi Aku sangat keren! *ulang sekali lagi biar dramatis* SANGAT KEREN! KEREN! KEREN!

Lagi-lagi aku nyesek juga kalau lama-lama mendengarkan lagu ini. Tapi beginilah aku: akan selalu mendengarkan-memutar-menyanyikan lagu yang baru kusuka sampai aku bosan #ketawajin.

Ngemeng-ngemeng soal nyesek. Gimana aku gak nyesek? Berpadu dengan suara sekseh vibra Judika dengan liriknya yang so sad abis, kalau misalnya aku lagi patah hati, aku bakalan semakin nangis darah sampai anemia kalau dengerin lagu ini. Untungnya, pas gak lagi patah hati. Hehehe.

Lirik lagu ini memang menggetarkan hati. Ya sesuailah dengan suara vibra si Judika--8 skala R.

Berkisah mengenai seorang lelaki (Aku) yang ternyata diselingkuhi oleh pacarnya (Kamu). Dan cowok itu (Dia) tidak mengetahui bahwasanya si Kamu telah berselingkuh. Akhirnya, si Aku memilih untuk mundur dan meninggalkan si Kamu dengan orang lain. Padahal, si Aku telah berusaha untuk memahami dan memaafkan si Kamu tapi si Kamu tetap mengulangi kesalahan yang sama.

Sedikit kutipan lirik:
berulang kali kau menyakiti, berulang kali kau khianati, sakit ini coba pahami, kupunya hati bukan tuk disakiti
>> ini perselingkuhan yang dilakukan oleh Kamu.

Bagi yang sedang patah hati karena pacarnya selingkuh, lagu ini sangat cocok buat kamu. Ya, bukannya doain kamu biar patah hati, tapi paling tidak kamu merasakan pahitnya patah hati supaya kamu lebih bisa menghargai cinta, dan memaknai kesungguhan cinta.

Ketika kamu mengalami patah hati, di sisi lain kamu akan menjadi seorang yang sadar akan pentingnya kesetian, romantisme cinta, dan kepercayaan.

08 February 2012

Manusia Setengah Salmon -- Raditya Dika

cover MANUSIA SETENGAH SALMON

Akhirnya dapat juga bukunya Raditya Dika, Manusia Setengah Salmon. Sebenarnya aku juga gak ngerti, kenapa di buku-bukunya Radit selalu ada nama hewan.

Oke, abaikan! Mari bercerita :D

Manusia Setengah Salmon (selanjutnya akan ditulis MSS saja biar gak ribet kelamaan ngetik) berisi 19 kisah yang inspiratif. Ciri khas Radit memang terletak pada komedi yang di akhir kisahnya nanti memberikan motivasi/nasihat atau bahasa kerennya PENCERAHAN. Setelah menamatkan buku Radit, aku jadi berpikir untuk menjadi Salmon. Pantas saja jika buku tersebut diberi judul Salmon, karena ada filosofi dari ikan bernama Salmon itu.

pembatas bukunya lucu, tampilan gilanya Radit juga unik

Membuat cerita komedi memang harus jeli ya. Sungguh geli ketika membaca kisah Radit yang menceritakan ketika Ia ke Piz*a Hut sendirian dan dilayani oleh pramusajinya yang sopannya 200%, lalu bagaimana ia mengangkat cerita sopirnya yang bau badan; tentang seseorang yang tak tahu apa-apa tentang hakikat "dihidangkan" dalam Warung Nasi Padang, sehingga ia menghabiskan semua yang dihidangkan, dsb. Butuh eksplorasi imajinasi yang keren untuk menciptakan komedi.

Membaca kisah humor memang memiliki banyak kelemahan, salah satunya adalah penyesalan (kenapa aku membaca kisah ini gak ketawa, padahal lho yang lain sampai ngakak guling-guling?). Nah... setiap orang memiliki scien of humor berbeda-beda. Ada beberapa bagian dari buku Radit ini yang tidak membuatku ketawa. Tapi ini memang risiki membaca cerita komedi. Cerita komedi memiliki pasarnya sendiri-sendiri. Tapi aku tetep suka sama tulisan Radit.

Yuk, terus berkarya!

Oia, lupa. Mengenai filosofi tentang Salmon. Baca sendiri bukunya yak :)

lebih suka pembatas bukunya kayak gitu: kepala Radit kepenggal x))
Dika, Raditya. 2011. Manusia Setengah Salmon. Jakarta: GagasMedia.

01 February 2012

"Jogja Itoe Boekoe"

Jogja memang terkenal dengan kota pelajar: itulah hal pertama kali diungkapkan di pembukaan Pesta Buku Jogja 2012. Dan tema yang diusung untuk menjadi ikon dari Jogja adalah JOGJA ITOE BOEKOE.

Tumben kan aku ikutan acara pembukaan, haha iya. Soalnya dapat kabar dari temen teater, kalo mereka mau pentas. Yauda, aku dateng aja :D kan lumayan tuh dapat snack #ketawajin

Yak, inilah momen yang bisa aku abadikan :)

ini temen-teman Terjal lagi pentas


simbolisasi Jogja itoe Boekoe


ini pementasan tarian dari Kalimantan (kalo gak salah)

Hari pertama ini, aku dapat tiga buku. Lumayan, harga satunya lima rebu hahaha #ngirit. Iya dong jelas!

Tunggu perburuanku beberapa hari ke depan yak :)

Untuk jadwal kegiatan pesta buku Jogja ini bisa dilihat di FB atau blog :)
Nyok, lestarikan membaca buku.....

31 January 2012

Bruno Mars, Bulan, dan NYESEK

Sebenarnya saya hanya iseng sebelum tidur, ngambil earphone dan ingin mendengarkan musik pengantar tidur. Saya membuka dokumen mp3 dan menemukan playlist lagu-lagu yang memang saya suka. Di antaranya ada Bruno Mars dengan lagunya Talking To The Moon. Iseng aja nge-play. Mulanya enjoy aja waktu ngedengerin tu lagu. Eh taunya didenger-didenger-didenger dan dihayati, akhirnya saya nyesek juga.

Mungkin karena waktu yang membuat saya menjadi nyesek. Di kamar saya cuman terdengar tik-taknya jam dinding dan suara baling-baling kipas angin, dan sisanya SENYAP. Lagu Bruno membuat saya nyesek tengah malam.

Biasanya saya (iseng) membuat cerpen dari sebuah lagu, lirik, ataupun video klipnya. Dan, dari (iseng) mendengarkan lagu itu, saya biasanya membuat setting sendiri untuk tokoh-tokoh yang akan saya hadirkan dalam cerpen. Lalu apa hubungannya dengan lagu Bruno yang bikin nyesek ini?

Bruno dengan suaranya yang sangat sekseh, telah membuat saya klepek-klepek membayangkan setting khayalan yang ada di kepala saya *yaiyalah kepala siapa lagi?*

Pembaca yang Budiman ataupun Pakdiman yang belum tahu lagu ini, silakan di search sendiri yak? :D

Dari lirik lagu ini, berkisah tentang seseorang yang hampir gila (dan memang dianggap gila oleh orang lain) karena menunggu seseorang yang mungkin tidak bisa diharapkan lagi kehadirannya. Si seseorang yang menunggu itu hanya bisa menatap bulan di setiap malamnya. Dan dia selalu berpikir, bahwa di belahan bumi yang lain, seseorang yang diharapkannya itu pasti tengah menikmati bulan yang sama. Si seseorang yang menunggu itu setia dengan pengharapannya. Selalu menikmati dan bercengkerama dengan bulan, harapannya, bahwa seseorang yang diharapkan si seseorang itu akan mengerti atas penderitaan hati yang tengah mendera si penunggu.

Jadi dapat diibaratkan bulan adalah perantara cinta yang (mungkin) bertepuk sebelah tangan itu. Atau asumsi saya yang kedua, bahwa mereka long distance relationship *nyusut ingus*

So sweet sekali bukan? GImana saya gak nyesek tengah malam mendengarkan lagu itu? Huks!

Berikut ada video dari youtube, tapi saya gak tau itu video aslinya apa bukan. Sepertinya sih bukan. Tapi, cukup mewakili lagu si suara sekseh, mantan pacar saya itu.

01 December 2011

MADRE karya Dewi 'Dee' Lestari

hasil minjem

Akhirnya, saya sudah membaca buku ini ^^

Buku-buku Dee memang selalu membuat saya “terenyuh”. Entah bagaimana caranya, saya suka gaya bercerita Dee yang saya rasa begini: lhoh-tiba-tiba-sudah-ending?, masih-kurang, saya-ketagihan—walaupun ceritanya berlemba-lembar, saya ngerasa ceritanya itu hanya sedikit. Saya kerasan membaca cerita Dee, dan itu berakibat pada kehausan saya akan karya Dee. Kayak Perahu Kertas, saya menyelesaikannya dalam semalam. Karena gak rela ceritanya terputus *ini lebay.

Langsung saja!

08 November 2011

Review Film Inkheart: Mulutmu, Harimaumu!

Film Inkheart. Mengapa saya langsung me-rivew film ini? Karena ceritanya sangat menarik tentunya. Hehe walaupun, film ini telah hadir dua tahun silam.

Oke! Film ini membuat saya berpikir ulang: bagaimana dengan ucapan manusia misalnya sumpah-serapah?

Ya, film ini berkisah tentang seorang yang memiliki kemampuan lidah perak *begitu di film disebutkan*. Jadi, buku cerita yang dibaca oleh si lidah perak ini, akan menjadi kenyataan. Karakter dalam tokoh buku cerita yang dibaca dengan suara, akan hadir di dunia nyata.

Lalu bagaimana ceritanya?

Reviem Film Freedom Writer

Entah ini hanya saya saja atau orang lain pun mengalami hal yang sama.

Sebagai seorang yang cinta buku, saya sangat mengapresiasi sekali film Fredom Writer dan Inkheart. Memang tidak ada kemiripan setting, karakter, tokoh, maupun plot dalam kedua film tersebut, tetapi ada satu hal yang menyamakannya yaitu (sedikit) berkisah mengenai buku.

Mungkin saya telat menonton kedua film ini. Tapi, tak apa-apa *membela diri sendiri*.

Film Fredom Writer diadaptasi dari buku The Freedom Writers Diary. Buku tersebut merupakan buku yang berisi kisah nyata dari kumpulan beberapa remaja yang hidup dalam suatu kota.

01 October 2011

Rahmawati Fitri (Tropica) - KENING

Hmmm, Rahmawati Fitri atau lebih dikenal dengan sebutan Fitri Tropica atau Fitrop ini telah menerbitkan bukunya yang berjudul KENING. Yap! Mulanya saya juga heran, kenapa tuh buku dikasih nama kening, dengan sampulnya: berisi tulisan kening yang memang berada di jidat alias kening.

Kenapa KENING?

Begini penjelasan di buku itu:

"Setiap kali ngerasa buntu mau nulis apa, tinggal tepok atau remas perlahan keningnya dan voila! Energi ajaib pun lantas meluncur ke kedua jempol tangan yang refleks merangkai susunan kata dan cerita di buku yang 80%-nya gue ketik di notes BB ini.

Kening pun menjadi gerbang memori yang mengemas banyak kisah, kenangan dan imajinasi yang jika tepat dirangkaikan akan bermetamorfosa jadi cerita. Seperti cerita-cerita di balik kening gue ini." (Fitri, 2011:6)

Nah, jelas sudah sekarang kenapa buku tersebut dikasih nama KENING, karena yang terdapat dalam buku itu adalah hasil dari buah karya di balik kening Fitrop yang katanya LEBAR.

Mula saya membaca buku itu, saya tampak kebosanan karena jalan cerita yang banyak menggunakan bahasa campuran antara English and Indonesian. Tapi, setelah beberapa lembar saya membaca buku itu, saya menikmatinya. Saya menikmati tuturan-tuturan Fitrop yang menggunaka English diselipkan dalam tuturan Indonesian. Dan, disitulah letak keunikan buku itu. Memang ada beberapa kata, frasa, atau bahkan kalimat, yang dalam buku Fitrop tidak cocok apabila menggunakan Indonesian.

29 September 2011

PELIT: Marmut Merah Jambu

Buku MMJ

Hmmm... Apakah ada bertanya, "kenapa judul postingnya PELIT?"

PELIT adalah singkatan dari PErsonal Literatur. Mungkin pelit ini bisa ditambahkan ke genre karya sastra baru, karena sifatnya yang unik, ialah NONFIKSI-KOMEDI.

OKe! Salah satu pelit yang akan saya postingkan di sini adalah buku MARMUT MERAH JAMBU karya RADITYA DIKA yang terkenal dengan buku KAMBINGJANTAN-nya, dan tentu saja KAMBINGJANTAN THE MOVIE. Serta buku-bukunya yang lain: Komik KambingJantan 1 dan 2 yang diilustrasikan oleh Dio Rudiman, Babi Ngesot, Cinta Brontosaurus, Radikus Makan Kakus, dan Tolong, Radith Membuat Saya Bego! yang ditulis Raditya Dika bersama dengan kiriman pembaca.

Dalam Marmut Merah Jambu (selanjutnya disebut MMJ saja) ini berisi 13 kisah. Berikut akan saya beberkan sedikit penggalan yang saya sukai :D

21 September 2011

Novel Hati Sinden: Perjuangan Perempuan Jawa

Alhamdulillah, akhirnya saya merampungkan novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih ini.... *jingkrak-jingkrak* #backsound:wearethechampion


Langsung saja, saya akan sedikit memberikan bocoran *ambil ember* mengenai isi novel ini.

CEKIDOT dibaca sambil ngeDOT!

Novel Hati Sinden (yang selanjutnya akan disebut HS saja) berkisah tentang tokoh utama yang bernama Sayem. Mulanya, Sayem tidak bercita-cita menjadi sinden. Sayem adalah sosok yang tak suka bersekolah namun memiliki tekad yang kuat untuk belajar sesuatu. Sayem berasal dari keluarga yang sederhana. Memiliki seorang kakak laki-laki, dan adik laki-laki. Mereka tinggal bersama dengan Ayah dan Ibu, serta Nenek (Ibu dari Ayah Sayem).

11 May 2011

Film "Letters To GOD"


Menangis tersedu-tersedu ketika menonton film ini. SUngGUH!

Sebenarnya saya tidak sengaja melihat judul film ini di tempat sewa film langganan saya.
Hal yang menarik:
Pertama, Gambarnya mengundang perhatian saya. Tergambar sebuah surat dengan tulisan To: GOD. Ini yang membuat saya tertarik.

KEdua, judulya: MENARIk sekali. Dan, membuat saya jadi penasaran. Akhirnya, setelah dua kali ke sana *karena yang pertama kali telah disewa orang lain*, saya mendapatkan film itu. SAya menontonnya bersama dengan teman saya.

Film yang diproduseri oleh David Nixon dan Patrick Doughtie ini berkisah tentang seorang anak yang menderita penyakit kanker otak, bernama Tyler. Anak tersebut mencurahkan perasaannya melalui surat, dan ditujukan kepada Tuhan. Dia percaya bahwa Tuhan selalu membaca surat-suratnya tersebut.

Ceritanya menyedihkan dan penuh motivasi. Recommended untuk ditonton!

Salam semangat!