26 January 2011

KUCING vs HAMSTER

si kucing dan 3 ekor si hamster
Saya bingung membawa piaraan saya dari jogja yaitu hamster, ke rumah. Bagaimana tidak? DI rumah, saya punya piaraan kucing. Tapi saya heran, ternyata kucing saya ndak minat terhadap 3 ekor hamster itu. Ia hanya sibuk memperhatikan dengan seksama tanpa ada gerakan mencurigakan sekalipun. Haaahaha *kucing goblog

Padahal, jika mau dinalar dan dilogika dengan baik dan benar *lebay*, hamster adalah jenis hewan pengerat atau ponakan saya menyebut meraka dengan nama "tikus imut" :D

Mungkin karena imut itu, si kucing sadar untuk saling menjaga hubungan antar hewan imut.. hihi *kucingnya sendiri, disanjung-sanjung sendiri*

07 January 2011

Penghuni Baru di Kamar Kost

hobi gigit ini :( didi

Akhir Desember 2010 saya mendapatkan keluarga baru di kamar kost saya. Jangan dibayangkan yang tidak ye? dua pendatang baru di kamar kos saya adalah Hamster. Hahaha.. YA, kalo mba kos saya nyebut mereka didi (mr. hams) dan titi (mrs. hams). Hal ini dikarenakan yang ngasih bernama akhir di :D jadi malau haha

ya, begitulah ini poto2 mereka :) yang selalu menemani saya di kamar wkwkwk #lebay
ini dia didi dan titi :)

31 December 2010

Ekspedisi: Telaga Sarangan dan Air Terjun Tirtosari

Acara tahun baru 2010 di Madiun
Tahun baru masehi?
ya, sebenarnya saya seorang muslim. tapi ndak tahu kenpa kemarin ketika tahun baru hijriyah, tidak terlalu ramai orang mempersoalkannya. PAdahal mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam.. Hmmm... #mikir

Tapi, post ini tidak akan membahas hal itu.. hehe

Saya hanya ingin bersenandung. YA, menyenandungkan hal-hal yang telah terjadi di tahun 2010 dan tahun-tahun sebelumnya. Adakah perubahan? pasti ada tentunya... MAri, amati dulu diri sendiri: ya, tambah gendut, tambah tua, dan tambah-tambah yang lain.. hahaha hanya saya sendiri yang tahu :D

23 December 2010

Burjo, Anak kecil, dan Ngompol


Saya memang pecinta warung burjo (begitu kebanyakan mahasiswa menyebutnya. Terkadang malah hanya menyebut BURJO, tanpa kata WARUNG). TEtapi dalam posting ini saya tidak akan bercerita tentang warung burjo.. wkwk *piye to iki?

Posting ini akan di awali dengan cerita di warung burjo :)

Tadi sepulang kuliah, saya mampir ke warung burjo (kepanjangan deh nyebut warung burjo. hmm.. burjo tok aja de) untuk memenuhi hasrat lapar saya. Burjo ini tergolong murah jika dibandingkan dengan burjo-burjo yang lain karena, harga nasi telor dan harga nasi sarden sama2 Rp3.000,00. murah to, dan rasanya tak kalah bersaing (biasanya di burjo lain mencapai kisaran Rp3.500,00 ke atas) *bilang aja bisa ngirit sampe bertahun-tahun haha #ketawa setan

BAHASA GAUL ‘SLANG’ INDONESIA


Posting ini kurang lebih memaparkan posting sebelumnya :D

Bahasa gaul atau biasa disebut dengan slang (bahasa prokem) merupakan ragam bahasa tidak resmi, tidak baku dan  bersifat musiman. Akar dari bahasa gaul adalah bahasa prokem. Bahasa prokem merupakan bahasa preman. Preman biasanya memakai bahasa prokem untuk berkomunikasi agar tidak diketahui oleh orang lain yang bukan  komunitas preman tersebut. Dewasa ini, bahasa prokem tidak lagi menjadi bahasa “rahasia” melainkan menjadi bahasa gaul di suatu daerah atau komunitas tertentu. Berikut beberapa bentuk bahasa gaul yang sering ditemukan dalam percakapan sehari-hari;

21 December 2010

‘Kemurnian’ Bahasa Indonesia vs Bahasa Slang


fotonya agak gak nyambung kayaknya :p
Bahasa Indonesia. Hmmm, selayaknya kita bisa dong berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Tapi, menurut pengamatan saya, penutur bahasa Indonesia (ragam bahasa baku) kalah jika dibandingkan dengan penutur asing yang belajar bahasa Indonesia. Penutur asing yang belajar berbahasa Indonesia lebih bagus bahasa Indonesianya dari pada penutur aslinya.

Saya heraan, banyak orang yang berkata bahwa bahasa Indonesia itu mudah (dulupun saya juga berpikiran seperti itu) tetapi semenjak menekuini bahasa Indonesia, oke! saya putuskan kl berlajar bahasa Indonesia itu gampang-gampang susah. :D hehe.. Apalagi kalau mengajarkan bahasa Indonesia kepada mahasiswa asing.

PErnah teman sekelas saya bertanya kepada saya. "APa beda mengerjakan dengan melakukan?"
Teman saya itu, bingung menjawab ketika ditanyai seorang mahasiswi asing yang sedang belajar bahasa Indonesia. Kasusnya itu: Si mahasiswi asing disalahkan ketika membuat kalimat melakukan pekerjaan rumah (PR). yang bener kan mengerjakan PR to? hehe

19 December 2010

Dampak Perkembangan Seni Wisata Terhadap Kebudayaan "Mahakarya Borobudur"


8 MAret 2009

Dewasa ini perkembangan seni di Indonesia sangat variatif. Banyak budaya yang masuk di Indonesia dan berkembang sehingga terkadang muncul kebudayaan baru akibat dari perkembangan pola pikir masyarakat. Salah satunya adalah pertunjukan Sendratari ‘Mahakarya Borobudur’ yang lebih digiatkan lagi untuk menghidupkan suasana malam candi Borobudur, Jawa Tengah. Ini dilakukan karena biasanya setelah pukul 18.00 WIB Borobudur telah ‘habis’, dan untuk menghidupkan wisata malam yang menakjubkan maka diselenggarakanlah Sendratari tersebut.